Kamis, 08 November 2012

(Spasi - Filosofi Kopi, Dewi Lestari)


mari berkelana dengan rapat tapi tak dibebat. Janganlah saling membendung apabila tak ingin tersandung. Pegang tanganku tapi jangan terlalu erat, karna aku ingin seiring, bukan digiring.


Selasa, 06 November 2012

politrik basi..

ketika tangan kiri memegang kendali..
mereka berporos pada delegasi tanpa kompromi..
pembual-pembual caleg basi...
pasang jerat strategi segala lini..
politrik uang basi...
masihku tak peduli..
dengan kondisi saat ini..
abstain....
golongan putih..


Pagi... pilu... kelu...


Pagi ini sedemikian pilu, tubuhnya langsung  terhempas ke kasur, setengah dirinya kesal sendiri, betapa manusia satu itu benar-benar mengacaukan hidupnya,masih tertegun bahwa jauh hatinya benar telah jatuh, masih bertanya kepada hampa,memang benar hati ini tak berlogika, dan realita baru saja berbicara, memang benar…
Masih jelas dibenaknya tadi,dia bersama masa lalunya, berdua bercanda di depan warung itu,masih terkulai lemas, mencoba mencari kepingan asa yang tersisa untuk berdiri lagi, menapakkan sayap asa lagi..

Senin, 29 Oktober 2012

Pagi...

termenung di sudut kamar itu..
masih bersama bayang itu..
udara yang diam tak bisa bicara..
tak sanggup sampaikan rindunya..
tak lelah jua....
kusulam pintalan rindu dalam doa..
untuk pagimu..cerahmu...



Jumat, 26 Oktober 2012

absurd dua malam

Ada sepicik ruang kelu berjejal kosong hampa melongong..
ada batas seutas benang tersisa belenggu sarkas..
keluar jalan, terpogoh-pogoh,mencari secuil asa..
berteman malam,bertameng senyum,memeluk  isak jiwa...
terus bertanya....malam....

Senin, 22 Oktober 2012

Ketika nama itu telah terukir..

belum ada yang mengusik benakku lagi sejak gadis riang berparas chinese itu menari-nari direlung kalbuku, bercumbu malu di alam, imajinasiku,menghantui setiap jengkal langkah  gontaiku,ya detik ini masih melaju, tak peduli batas waktu,menerobos simbol tasbih-salib,bertanya kelu,sampai kapan absurb....

mengulang umur, teman berkesan di banyubening

Teman...
atas segenap raga ku rapuh bersimpuh..
atas segenap sukma ku tak jadi mengeluh..
terima kasih atas pesta kecil tadi..
terimakasih atas air hibah bau air tadi..
membasahi relung jiwa yang sempat kering tadi..
meredakan hambar pilu batin tadi..
pembangkit senyum merekah lagi...
terimakasih ED pinuk..
terimakasih banyubening...