Jumat, 20 Desember 2013

Picture of you

aku melukismu sebagai lukisan hidup yang tak pernah jemu oleh waktu,guratan warna jingga yang tak pudar dan habis dimakan jaman,coretan kanvas selaras menghias menari seirama mengikuti pola mesranya...

Senin, 16 Desember 2013

Dua isyarat

Entah darimana datangnya rasa,berjejal hinggapi lamunan asa,berkecamuk merdu,membuai,memuai,dalam senandung mesra,dua rasa dua isyarat tanpa sengaja,tertegun dua nama yang hampir sama....

Dua jingga

Jika ada seputih hati,maka aku benar mampu meraihmu,tak mudah mencari putihnya hati,kadang ada noda yang tumbuh mengakar,bertaut gelombang rasa isyarat lain,

Rabu, 16 Oktober 2013

24'

Detak detik waktu terus berpacu...
Seirama jejak langkah yang melaju...
Filosofi waktu...
Kadang aku tak tau apa nasib waktu...
Kadang aku tak tau sampai kapan nafas lelah memburu...
Semakin berumur, semakin terjal beban didepan...
Berpeluh asa bekerja bermandi keringat garang supaya matang...
Demi mimpi menjulang....
Antara jurang ternganga sekarang ataupun bahagia nantinya..
Tekad bulat berjuang demi asa duniawi sekarang ataupun akhirat pada akhirnya...
Terimakasih 24 tahun tangguh berada semesta,semoga panjang berkah bijak dalam setiap ironi kehidupan....
Terimakasih Tuhan,semesta,alam dan Ibu Bapak, separuh jiwa beserta teman sahabat.....

#selamatulangtahunbuatsaya

Selasa, 30 April 2013

jingga,abu-abu,bergumul dari waktu ke waktu

masih saja mencumbu kubangan waktu,
masih saja berkecimpung permainan waktu,
atas nama rasa aku mengigau,
atas nama sumpah serapah yg tak bisa dijamah,
ku terpekur lentur,
ku pengap terlelap
guratan yang bernama memoar itu masih saja menggetar,
goresan jingga bernama cinta,
sambangi masa lalu dari waktu ke waktu...

Minggu, 21 April 2013

menanti asa,isyarat..

hingga sedetikpun melaju masih mengulum namamu,dalam perenunganpun masih jelas ranummu,atas nama asa dan rasa,ku tunggu isyaratmu...

Sabtu, 13 April 2013

hembusan nafas lama yang memburu

belum usai apa yang dinamakan asa,ketika meminang wajahmu meramu lugu,serta merta menarikku ku ruang rinduku,ketika mengecup manis suaramu,tersembul malu senyum kecil dihatiku,gairahku terbang lagi, terimakasih kepadamu yang mau berbagi keluh peluh kepadaku dan aku bersenandung mesra menyambung keringat pekatmu..